Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Oktober 2011

TOKOH FISIKA #1


1.                  Charles Thomson Rees Wilson.
Charles Thomson Rees Wilson CH (14 Februari 1869-15 November 1959) adalah fisikawan Skotlandia yang menemukan kamar wilson bersama-sama A.H Compton. Atas penemuan ini, Wilson menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika 1927. Kamar wilson disempurnakan oleh Blackett dan dimodifikasi oleh Donald Arthur Glaser.
Kamar wilson ini terdiri dari silinder logam yang pada bagian atas tertutup bagian kaca, di dalam silinder tersebut terdapat penghisap yang dapat bergerak naik-turun. Ruang ionisasi di atas penghisap itu berisi udara bersih yang jenuh dengan uap air. Apabila penghisap ditarik ke bawah dengan tiba-tiba suhu dalam ruangan akan turun karena proses adiabatik. Tidak terjadi pengembunan dan ruang akan kelewat jenuh oleh uap air. Uap air akan mengembun bila di udara terdapat bagian zat padat kecil-kecil seperti debu. Bagian zat kecil-kecil ini disebut inti pengembunan. Sifat ini hanya terdapat pada ion, karena ion menarik uap air yang netral, tetapi atom netral tidak mempunyai sifat tersebut. Jadi apabila diionisasi diletakkan suatu zat radio aktif yang memancarkan berbagai sinar yang dapat mengionkan udara, maka ion yang terbentuk tadi akan bekerja sebagai inti pengembunan. Tetes uap air yang terbentuk pada ion akan menghamburkan cahaya yang datang, sehingga lintasan sinar dapat dilihat sebagai garis kabut. Dengan penerangan yang kuat dari samping lintasan-lintasan tersebut dapat dipotret.
Lintasan yang dapat diamati pada kamar wilson menunjukkan perbedaan lintasan yang dilalui oleh partikel Alpha, Beta, Gamma. Partikel Alpha yang besar daya ionisasinya menghasilkan lintasan yang berbentuk garis lurus. Lintasan yang dibentuk oleh partikel Beta terdiri dari titik-titik yang rapat satu sama lainnya. Lintasan yang dibentuk oleh partikel Gamma nampak sebagai titik-titik yang tak teratur.
Mulai Tahun 1896 ia mempelajari kondensasi tetesan air pada ion-ion gas. Ia menjadi profesor filsafat alam di universitas Cambridge tahun 1923-1934. Wilson tutup usia di Carleps, Peebleshire, pada 15 november 1959.

2.                  Ernest Rutherford.
Ernest Rutherford lahir pada tanggal 30 Agustus 1871, di Nelson, Selandia Baru, Ayahnya James Rutherford dari Skotlandia adalah seorang tukang roda, yang bermigrasi ke Selandia Baru dengan kakek dan seluruh keluarganya pada tahun 1842. Ibunya, née Martha Thompson, adalah seorang guru sekolah di Inggris. Ernest menerima pendidikan awal di sekolah pemerintah Nelson Collegiate School pada usia 16 tahun. Pada tahun 1889 ia mendapat beasiswa Universitas dan ia pindah ke Universitas di Selandia Baru, Wellington, di mana ia masuk Canterbury College.

Minggu, 11 Oktober 2009

Air di Planet Kering

Planet Mars dikenal sebagai planet yang kering, sehingga planet ini disebut sebagai planet gurun. Karena saat pertama kali ditemukan planet ini tersusun atas tanah-tanah yang keras dan beku serta ada selokan-selokan purba kala. Selain itu planet Mars juga disebut sebagai planet merah. Pada misi penelitian luar angkasa NASA tahun 1996 di planet ini belum ditemukan adanya partikel air.
Namun para ilmuwan perbintangan dan astronomi tertarik untuk meneliti kemungkinan adanya sumber-sumber kehidupan di planet Mars seperti air. Antara lain dengan mengirim robot dalam misi luar angkasa yang berbeda tahun 1996, tahun 2002 (misi Mars Odyssey), dan tahun 2008 (misi Scout Mars). Kesemuanya ini adalah misi dari badan antariksa Amerika (NASA) yang menggunakan robot Phoenix yang berfungsi mengambil sampel dan gambar di Mars. “Memang sebelumnya pernah ada gangguan komputer kecil pada Phoenix Lander. Namun masalah ini tidak terlalu mempengaruhi jalannya misi” (Yurio Kristo, 2008).